Persebaya Tak Bisa Menangkan Trofi Piala Presiden Karena Bermain Kurang Tenang

Persebaya Tak Bisa Menangkan Trofi Piala Presiden Karena Bermain Kurang Tenang

restorepima.com – Kubu klub Persebaya Surabaya menelan kekalahan atas Arema FC dengan skor akhir 0-2 dan tidak jadi menjuarai Piala Presiden 2019. Persebaya disebutkan oleh pelatih Djajang Nurdjaman bermain kurang tenang saja.

Ke dua tim saling berhadapan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Jumat malam waktu setempat di leg ke II babak final Piala Presiden 2019. Persebaya tidak mampu memenangkan trofi tersebut karena kalah agregat akhir 2-4.

Djajang menilai 4 gol dari Arema akan dievaluasi. Hal ini dia anggap sebagai persiapan menyongsong Liga 1 2019.

Djajang mengungkapkan bahwa 4 gol dari tim lawan merupakan kesalahan yang fatal. Kami masih membutuhkan untuk melakukan perbaikan masalah konsentrasi pada saat bermain. Itu yang akan kami perbaiki untuk sisa waktu ini sebelum fokus penuh ke Liga 1 musim depan.

Pada laga leg ke II Persebaya tidak bisa mencetak gol meskipun sempat mengendalikan jalannya laga. Djajang mengakui timnya hanya kurang bermain tenang saja.

Mungkin saja dikarenakan ketenangan. Kans sudah cukup bagus. Kemudian ada kekurangan dalam hal bekerja sama dengan yang lain dan kemudian sedikit lebih memaksakan diri, hal tersebut mungkin saja yang harus diperbaiki lagi mulai saat ini.